Memiliki komputer di era multi media seperti saat ini haruslah dilengkapi kemampuan untuk memainkan audio-video, sehingga komputer tidak hanya berfungsi sebagai alat kerja, tetapi juga sebagai media hiburan.

Linux Ubuntu memiliki kemampuan multimedia yang sangat baik. Dalam artikel kali ini saya akan berbagai tips-tips tentang melakukan hal-hal berikut di Ubuntu 11.04 Natty :

- Memainkan file Audio

- Memainkan file video yang tersimpan di dalam hardisk

- Memainkan VCD

- Mengcopy VCD ke hard disk

- Mengkonvensi file video menjadi file audio

- Mendownload video dari internet

1. Memainkan File Audio di Ubuntu 11.04 Natty

Memainkan file audio di Ubuntu sangatlah mudah. Aplikasi yang tersedia adalah Banshee Media Player yang sudah terinstall secara otomatis saat kita menginstall Ubuntu.

Untuk memainkan file mp3 kita tinggal mengklik file ybs. Klik mouse kanan > Open With > Banshee Media Player



Saat pertama kali menjalankan Banshee kita akan mendapatkan pesan bahwa ada plugin yang hilang (missing plugin). Ubuntu akan menawarkan untuk mencari dan menginstall missing plugin tersebut. Klik saja “ok” maka proses download dan install plugin untuk Banshee akan segera mulai. Jangan lupa untuk mengaktifkan koneksi internet terlebih dahulu.

2. Memainkan Video di Ubuntu 11.04Natty

Ubuntu menyediakan progam aplikasi Movie Player untuk memainkan file video.

Cara memainkan video sama dengan memainkan mp3. Pilih file yang akan dimainkan. Klik kanan > pilih Open With > Movie Player. Berikut adalah screenshot panel Movie Player Ubuntu.


3. Memainkan VCD di Ubuntu 11.04 Natty

Bagi yang baru pertama kali menggunakan Ubuntu, sering kali mengalami kesulitan untuk memainkan VCD. Dalam program aplikasi yang terinstall secara otomatis memang terdapat Movie Player. Tetapi ternyata program tersebut hanya bisa memainkan movie file yang tersimpan dalam hard disk. Movie Player tidak bisa memainkan VCD dari CD Room drive.

Untuk bisa memainkan VCD di Ubuntu kita harus menginstall aplikasi baru. Ada beberapa media player siap install tersedia di Ubuntu Software Center. Dari beberapa yang pernah saya coba : mplayer, gnome mplayer, VLC media player dan smplayer, akhirnya saya menemukan SMPlayerlah yang paling nyaman untuk memainkan VCD di Ubunt7u 11.04 Natty.

Berikut adalah screenshot tampilan panel SMPlayer :


Untuk memainkan VCD tinggal klik menu Open dan pilih submenu VCD.

 

Bagian ke-2 dari Dasar Dasar Pengoperasian Ubuntu 11.04 Natty :

4. Mengatur file sharing dan sharing printer di Ubuntu

Saya memakai komputer saya yang ber-OS Ubuntu Natty untuk bekerja di kantor, sehingga perlu terhubung ke komputer lain untuk sharing files dan sharing printer.

Untuk bisa melakukan kedua hal tersebut, kita harus menginstall aplikasi Samba. Caranya adalah sebagai berikut :

- Aktifkan koneksi internet.

- Kilik menu Applications > Ubuntu Sofware Center

- Masukkan Samba pada kotak pencarian di pojok kanan atas sehingga muncul hasil pencarian sbb :



- Klik tombol “More Info” untuk informasi tentang Samba atau “Install” untuk langsung memulai proses installasi

Setelah Samba terpasang, maka sharing files dan printer pun bisa dilakukan melalui jaringan kabel maupun wireless. Sharing bisa dilakukan dengan sesama komputer yang beroperating system Linux Ubuntu, maupun komputer lain yang berjalan di atas Windows. Tidak perlu melakukan setting apa pun, Ubuntu otomatis akan mendeteksi signal wifi yang aktif.

Untuk mengakses komputer lain tinggal klik menu Places > Networks yang ada dibagikan kiri atas. Jika komputer lain menggunakan Windows, maka kita bisa langsung mengaksesnya. Tetapi jika remote komputer juga menggunakan Ubuntu 11.04 Natty, maka remote computer tersebut harus mendaftar (memberikan username & password) komputer kita terlebih dahulu.

Mendaftar komputer remote agar bisa mengakses komputer kita yang menggunakan Ubuntu Natty dilakukan dengan cara sbb :

- Masuk ke Samba panel dengan cara klik System > Administration > Samba. Masukkan password yang diminta (sama dengan login password).

- Klik Preferences > Samba Users, sehingga muncul dialog box seperti berikut :



- Klik Add User

- Masukan username dan password yang akan dipakai komputer remote untuk masuk ke komputer kita

- Klik OK

Sementara untuk menambahkan remote printer ke dalam komputer kita yang menggunakan Ubuntu Natty dilakukan dengan cara berikut :

- Masuk ke printing menu, klik System > Administration > Printing, hingga muncul Printing panel berikut :



- Klik Add

- Pada kolom Devices di sebelah kiri, arahkan pointer ke “Windows Printer via SAMBA”



- Klik tombol Browse yang ada di sebelah kanan, maka akan muncul daftar komputer & printer yang ada dalam network.



- Pilih printer yang ingin disharing.

- Selanjutnya klik tombol Forward dan ikuti petunjuk yang ada.

5.Install Adobe Flash Plugin for Mozilla

Mozilla Firefox adalah default internet browser di Ubuntu. Firefox sudah otomatis terpasang begitu kita selesai menginstall Ubuntu.

Agar bisa bisa menampilkan flash media saat browsing internet dengan Mozilla Firefox, kita harus menginstall Adobe Flash plugin for Mozilla. Caranya sbb :

- Masuk ke Applications > Ubuntu Software Center

- Ketikkan Adobe Flash plugin di kotak pencarian, sehingga muncul hasil sbb :



- Plih Adope Flash Plugin for Mozilla

- Klik tombol Install untuk memulai proses instalasi

6. Install Google Chrome

Buat penggemar Google Chrome, Anda bisa menginstallnya dengan cara sbb :

- Download Google Chrome

- Arahkan highlight-pointer ke google-chrome-stable_current_i386.deb

- Klik kanan mouse, pilih menu Open with Ubuntu Software Center

- Klik tombol Install untuk memulai proses instalasi

Kadangkala Ubuntu Software Center gagal tidak mau melakukan instalsi Google Chrome. Jika ini terjadi, ada kemungkinan Anda harus mengubah settingan Update Manager.

7. Install Gimp Image Editor

Gimp adalah substitusi Adobe Photoshop. Untuk menginstallnya, lakukan cara sbb :

- Buka Ubuntu Software Center dalam kondisi koneksi internet aktif.

- Ketikkan Gimp pada kotak pencarian.

- Arahkan pointer ke Gimp Image Editor, dan klik tombol Install untuk memulai proses instalasi.

Kini aplikasi-aplikasi dasar sudah terpasang. Komputer pun sudah siap dipakai untuk mengerjakan tugas-tugas kantor standard : pengolah kata, spreadsheet, photo editing, data sharing dan internet. Dalam posting berikutnya saya akan menulis tentang bagaimana memainkan multimedia (audio dan video) di Ubuntu.

 

Mengoperasikan Linux Ubuntu sangatlah mudah. Tidak sesulit yang dibayangkan. Hal ini dikarenakan Ubuntu sudah memiliki Graphical User Interface (GUI) yang sangat user friendly. Lima atau sepuluh tahun yang lalu memang hanya pengguna yang mengerti bahasa mesin komputer yang dapat mengoperasikan Linux. Tetapi kini orang awam pun dapat menjalankan komputer bersistem Linux/Ubuntu dengan mudah.

Terima kasih kepada Google. Mesin pencari ini bisa diibaratkan petugas library/perpustakaan raksasa yang luar biasa pintarnya. Dua tahun yang lalu saya belum pernah menyentuh Linux sama sekali, saat mulai menggunakan Ubuntu untuk Dell Inspiron saya pun bukan seorang programmer. Setiap kali menemui masalah saya selalu lari ke Google untuk menemukana jawabannya. Kini saya cukup familiar dengan Ubuntu dan saya ingin berbagi pengalaman menggunakan Ubuntu dengan nyaman.

Berikut adalah hal-hal yang perlu dilakukan setelah selesai menginstall Linux Ubuntu. Tujuannya agar komputer menjadi benar-benar nyaman sebagai alat dan teman bekerja.

1.Mengenal Terminal Ubuntu

Di Ubuntu ada 2 cara untuk memberikan perintah ke komuter. Yang pertama dengan klik-and-drag mouse seperti di Windows, dan yang kedua dengan command line (perintah berupa command text). Untuk memberikan instruksi berupa command line kita harus masuk ke Terminal panel seperti terlihat di bawah ini :


Masuk ke terminal dilakukan dengan cara klik menu di pojok kiri atas : Application > Accessories > Terminal.

Semua instruksi di Ubuntu bisa dilakukan dari Terminal, dan ada beberapa instruksi yang hanya bisa dilakukan dari Terminal, tidak dari desktop graphical panel. Sulit dan rumit? Jangan khawatair. Awalnya saja kelihatan rumit, lama kelamaan Anda akan menikmatinya.

Instruksi Terminal Ubuntu ada banyak sekali. Perlukah kita menghafalnya? Tidak! Biarkan Google yang melakukannya. Kita hanya perlu punya kemampuan membuat/merumuskan kata kunci dari masalah yang sedang kita hadapi dengan Ubuntu. Masukkan kata kunci tersebut ke dalam kotak pencarian Google dan Google akan memberikan jawabannya. Berhubung referensi yang ada banyak tersedia dalam bahasa Inggris, sebaiknya kita pun juga siap dengan kata / kalimat dalam bahasa Inggris.

Berikut adalah contoh kata kunci yang pernah saya pakai untuk mencari Terminal command line :

- Turn off computer from Ubuntu Terminal

- Restart computer from Ubuntu terminal

- Copy file from Ubuntu Terminal

- Make directory from Ubuntu Terminal, dll.

Jika ingin mengenal Terminal Ubuntu lebih jauh, silahkan kunjungi Ubuntu Terminal Guide

2. Menjalankan Aplikasi di Ubuntu

Untuk menjalankan program aplikasi di Ubuntu tinggal mengkilk menu Applications yang ada di sudut kiri atas dan tinggal pilih aplikasi yang ingin dijalankan. Berikut adalah beberapa aplikasi yang secara default sudah terinstall saat kita menginstall Ubuntu 11.04 Natty Narwhal :

- Libre Office : program aplikasi perkantoran sebagai substitusi MS Office di Ubuntu.

- Mozilla Firefox : internet browser.

- Banshee Media Player : untuk audio.

- Movie Player.

- Text Editor : mirip dengan Note Pad

- Terminal : untuk mengeksekusi command line.

- Take Screenshot : untuk mengambil screenshot dari layar monitor.

- Ubuntu Software Center : untuk menginstall open source sofwares.

3. Ubuntu System Setting

Menu untuk system setting di Ubuntu bisa diakses dari “System” yang ada di bagian kiri atas desktop panel. Menu-menu tersebut dikelompokkan dalam Preferences dan Admiministration.


Diantara menu-menu tersebut yang sering dipakai adalah

- Appearance : mengatur theme dan background wallpaper.

- Monitors : mengatur resolusi layar monitor.

- Network Connections : mengatur setting jaringan termasuk koneksi internet.

- Screensaver

- Printing : management printer termasuk menambahkan printer baru ke dalam komputer.

- Update Manager : untuk melakukan pemutakhiran Ubuntu beserta program aplikasinya sehingga sesuai dengan update terakhir.

 

Linux Ubuntu sudah selesai diinstall, lalu apa langkah selanjutnya agar komputer benar-benar nyaman dipakai untuk bekerja.

Berikut adalah hal-hal yang perlu dilakukan setelah Ubuntu terinstall di komputer.

1.Mengubah tampilan desktop Ubuntu dari Unity ke Classic.

Sekedar informasi, Ubuntu 11.04 Natty Narwhal mengusung tampilan dekstop baru yang berbeda dari release sebelumnya. Natty menggunakan Unity Dekstop, sementara Maverick (Ubuntu 10.10) dan release sebelumnya menggunakan Gnome desktop. Saya merasa Gnome jauh lebih nyaman dibanding Unity. Jika ingin mencoba tampilan Ubuntu Classic, berikut adalah cara mengubah tampilan graphic interface dari Unity ke Ubuntu Classic (Gnome) :

- Desktop Ubuntu dengan Unity interface akan terlihat seperti screenshot di bawah ini.


- Lakukan logout dari power menu yang ada di sudut pojok kanan atas


- Setelah masuk ke login panel, pilih username yang diinginkan. Jangan langsung memasukkan password, karena begitu username dimasukkan di screen bagian bawah akan muncul beberapa menu pilihan. Pilih Ubuntu Classic seperti terlihat dalam screenshot di bawah ini.


- Masukkan password untuk meneruskan proses login.

- Berikut ini adalah tampilan desktop Ubuntu classic setelah proses login selesai.


2.Hal pertama yang harus dilakukan setelah selesai menginstall Ubuntu adalah mengaktifkan koneksi internet. Hal ini sangat penting karena kita membutuhkan koneksi internet untuk mendownload beberapa aplikasi yang belum terpasang. Setting koneksi internet di Ubuntu dilakukan dengan cara berikut.

- Colekkan modem ke USB

- Klik menu System > Preferences > Network Connections hingga keluar dialog box seperti di bawah ini.



- Klik “Mobile Broadband” tab. Klik menu “Add” sehingga keluar dialog box berikut.


- Perhatikan bahwa Ubuntu sudah mendeteksi modem yang terpasang pada rongga USB.


- Tekan “Forward” dan ikuti petunjuk/pilihan yang sesuai.

3. Setelah komputer terhubung ke internet, maka selanjutnya kita perlu memastikan “Update Manager” sudah tersetting dengan baik.

Update Manager adalah fasilitas yang ada di Ubuntu yang dipergunakan untuk menjaga agar program-program aplikasi yang ada di dalamnya selalu up-to-date. Untuk menginstall aplikasi-aplikasi yang ada di Ubuntu Software Center kita juga harus menjalankan Update Manager terlebih dahulu.

Sebelum menjalankan Update Manager, kita perlu memastian aplikasi tersebut sudah tersetting dengan baik. Lakukan hal-hal berikut ini :

- Klik menu System > Administration > Update Manager, sehingga muncul dialog box berikut



- Klik tombol “Setting” yang ada di pojok kiri bawah. Anda akan diminta untuk memasukkan password. Masukkan password untuk login ke komputer, maka akan muncul dialog box “Software Sources” sbb :


- Klik tab “Ubuntu Software”
Pastikan (main), (universe), (restricted) dan (multiverse) tercontreng semuanya.

- Pada option “Download from”, pilih server dari Indonesia, misalkan kambing.ui.ac.id dari Universitas Indonesia.

- Klik tab “Other Software”, sehingga akan muncul tampilan seperti di bawah ini.


- Pastikan Canonical Partners, Independent, Independent (Source Code) dan http;//dl.google.com/linux/chrome/deb/stable main semuanya tercontreng

- Tutup dialog box “Software Sources” dengan mengklik tombol “Close”

4. Maka “Update Manager” pun kini siap untuk dijalankan

- Dalam kondisi komputer terkoneksi ke internet, masuk ke Update Manager dengan cara klik System > Administration > Update Manager, sehingga keluar dialog box sbb:


- Klik tombol “Check”
Ubuntu akan mendownload semua update yang ada. proses ini akan berlangsung selama beberapa menit.

- Setelah proses pemutakhiran update selesai. Ubuntu akan memberitahukan jumlah update yang ada dan ukuran downloadnya.

- Tidak perlu menginstall semua updates, cukup dipilih beberapa yang penting saja.

Kini setelah internet terkoneksi dengan baik dan Ubuntu updates dalam komputer sudah dimutakhirkan, kita dapat mulai menginstall program-program yang kita perlukan : Gimp untuk photo editing, smplayer untuk memutar VCD, Google Chrome (jika anda lebih memilihnya dibanding Firefox), dsb.

 

Pernah komputer anda terserang virus? Atau komputer menjadi lambat gara-gara memory banyak termakan program anti virus yang baru saja diupdate ? Benar-benar sangat mengganggu. Saya pun pernah mengalaminya waktu belum memakai komputer yang bersistem operasi Linux Ubuntu. Sejak menginstall Linux Ubuntu dua tahun yang lalu, komputer saya terbebas dari segala masalah yang berbau virus.

Tulisan berikut adalah pengalaman saya menginstall Linux Ubuntu hingga siap dipakai untuk mengerjakan tugas sehari-hari. Mudah-mudahan bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menggunakan software legal dengan biaya murah…..dan bebas virus.

Tulisan ini saya bagi menjadi 3 bagian, yaitu:

- Di mana bisa mendapatkan Linux Ubuntu.

- Cara install Linux Ubuntu.

- Hal-hal yang harus dilakukan setelah Linux Ubuntu terinstall di komputer, agar komputer benar-benar nyaman untuk mengerjakan tugas sehari-hari.

Ada 3 cara untuk mendapatkan Linux Ubuntu. Pertama dengan mendownloadnya langsung dari website Ubuntu www.ubuntu.com. Berhubung ukuran filenya cukup besar, kira-kira 700 MB, sebaiknya melakukan download dengan bittorent client. Saya perlu waktu kira-kira 5 jam untuk mengunduh Ubuntu 11.04 Natty Narwhal dengan koneksi internet AHA.

Cara kedua adalah dengan membeli CD Ubuntu. Di Indonesia kita bisa membelinya di toko online www.baliwae.com atau http://juragan.kambing.ui.ac.id. Untuk mendapatkan 1 CD Ubuntu 11.04 anda cukup membayar 5,000 rupiah di baliwae dan 11,000 di juragan.kambing, plus ongkos kirim.

Cara ketiga adalah mendapatkan CD gratis dari Ubuntu. Sayangnya cara ketiga ini kelihatannya sudah tidak dilayani lagi. Dulu kita bisa mendaftar ke http://shipit.ubuntu.com dan CD akan sampai ke alamat kita dalam waktu 6-8 minggu tanpa dipungut biaya apapun. Saya sempat dua kali mendapatkan CD Ubuntu gratis, release 9.04 dan 9.10. langsung dikirim dari Netherlands.

Setelah CD Ubuntu didapat, maka proses instalasi pun bisa dimulai. Perlu diketahui CD Ubuntu adalah live CD yang bisa dipakai untuk booting komputer. Setting komputer anda agar melakukan booting dari CD ROM drive sebelum membaca hard-drive.

Kita bisa mencoba menjalankan Ubuntu di komputer tanpa mengganggu program dan data yang ada di dalamnya. Tinggal masukkan CD ke CD ROM dan restart komputer. Tunggu beberapa saat , maka kita akan diminta untuk memilih satu dari 2 pilihan : “Try Ubuntu” atau “Install Ubuntu”. Pilih “Try Ubuntu” jika sekedar ingin melakukan test drive Ubuntu, dan pilih “Install Ubuntu” jika ingin langsung menginstallnya.

Proses instalasi Linux Ubuntu sangatlah mudah dan hanya perlu waktu kira-kira 30 menit. Jika di komputer sudah ada Windows, kita dapat menginstall Ubuntu tanpa mengahapus Windows di dalamnya, sehingga komputer akan memiliki dual operating system. Pada saat booting kita tinggal memilih apakah akan memakai Windows atau Ubuntu. Bisa juga kita memilih untuk menghapus operating system lama dan menggantinya dengan Ubuntu.

Pada saat instalasi Linux Ubuntu saya memilih tidak terkoneksi internet. Karena jika terkoneksi ke internet, kadang-kadang Ubuntu akan melakukan download updates secara otomatis, dan proses instalasi jadi lebih lama.

Berikut adalah langkah instalasi Linux Ubuntu :

1. Masukkan CD Ubuntu ke dalam CD ROM drive.

2. Restart komputer.

3. Set BIOS komputer agar melakukan booting dari CD ROM.

4. Setelah beberapa saat membaca CD Ubuntu, di monitor akan muncul dialog box berikut. Pilih “Install Ubuntu”



5. Selanjutnya akan muncul dialog box berikut. Tekan “Forward”



6. Ubuntu akan menanyakan apakah kita akan menginstall ubuntu tanpa menghapus operating system lama (komputer jadi memiliki 2 operating system), atau operating system lama dihapus sehingga hanya ada Ubuntu di dalamnya. Pilih salah satu yang anda inginkan.



7. Selanjutnya Ubuntu akan meminta kita memilih time zone yang sesuai. Pilih time zone yang sesuai, kemudian tekan Forward.



8. Tekan Forward lagi, karena biasanya kita tidak perlu mengubah pilihan keyboard/papan ketik yang ada.



9. Masukkan Your name, Your computer’s name, Username dan password. Kemudian tekan Forward.
Your computer’s name adalah nama dari komputer kita yang akan muncul di komputer lain jika kita terhubung ke jaringan LAN. Username dan password digunakan pada saat login.



10. Maka proses instalasi pun akan dimulai.



11. Setelah kurang lebih 30 menit instalasi Ubuntu pun akan selesai dan kita akan diminta untuk merestart komputer.



Kini komputer sudah siap dioperasikan dengan menggunakan Linux Ubuntu ……….. bye bye virus !

© 2012 kqlima.com Suffusion theme by Sayontan Sinha